PARLEMEN JEPANG MELEGALKAN CASINO AGAR BISA MERANGSANG PARIWISATA DAN MEMBANGKITKAN PEREKONOMIAN

slot online

Masyarakat Dan Pebisnis Sudah Lama Menunggu Agar Casino Bisa Menjadi Legal Kembali

Casino adalah salah satu tempat wisata yang paling ditunggu oleh masyarakat Jepang karena tanpa ada tempat wisata judi seperti casino tentunya membuat perekonomian menjadi semakin lesu dan cenderung tidak bersemangat. Kalau dulu pada saat adanya casino selama 24 jam non stop kehidupan di kota Jepang terlihat lebih bergairah dan banyak sekali pendatang yang suka menginap di hotel sambil menikmati fasilitas dengan bermain kartu. Tidak hanya itu saja semua restoran dan toko pakaian pun menjadi lebih ramai dengan adanya aktifitas casino karena banyak sekali pendatang yang mau mencoba makanan restoran Jepang dan juga menggunakan busana layaknya seperti orang Jepang. Karena tingginya permintaan pada saat itu dan juga bisa membangkitkan perekonomian maka parlemen Jepang telah mengesahkan undang-undang yang lama ditunggu-tunggu untuk melegalkan casino. Langkah ini membuka jalan bagi perkembangan resor casino yang juga mencakup hotel dan pusat perbelanjaan. Perusahaan internasional termasuk Wynn Resorts, MGM Resorts dan Caesars telah menyatakan minat untuk menjalankan bisnis di Jepang. Para operator casino tertarik untuk mencari pasar baru, terutama yang berada dekat dengan China.

Demi Membangkitkan Perekonomian Dan Pariwisata Di Jepang Pada Akhirnya Casino Dinyatakan Legal 

Politisi di Majelis Rendah Jepang menyetujui RUU pada hal tersebut pada Kamis 14 Desember dini hari. Aturan itu juga sudah disetujui oleh upper house di sana. Langkah ini didukung oleh Perdana Menteri Shinto Abe. Ia percaya perubahan tersebut akan merangsang pariwisata dan membantu perekonomian lesu negaranya agar kembali bangkit. Kendati demikian dengan undang-undang yang masih diperlukan untuk mengatur sektor ini, casino diperkirakan baru akan dibuka enam tahun mendatang. Menurut perkiraan Daiwa Research Institute, hanya tiga casino di Jepang bisa mendapatkan keuntungan tahunan sebesar US$ 10 miliar. Tapi hal itu menjadi nilai tambah bahwa Negeri Sakura juga harus membedakan diri untuk menarik penjudi di Asia yang kerap mengunjungi casino di Singapura, Macau, Filipina, dan Korea Selatan. Peraturan tersebut menuai kontroversi dari beberapa politikus yang kerap bentrok atas rencana melegalkan casino di Jepang selama 15 tahun terakhir. Dengan pertentangan kuat sebagian besar didasarkan atas kekhawatiran kecanduan judi dan masalah sosial seperti kejahatan terorganisir. Dan juru kampanye pro-casino harus mencoba untuk menghilangkan ketakutan tentang dampak negatif dari casino, menjanjikan langkah-langkah untuk memerangi kecanduan dan pencucian uang.

Timbul Pro Dan Kontra Setelah Casino Mulai Dinyatakan Legal Di Jepang

Sebuah jajak pendapat oleh NHK mendapati bahwa 44% responden menentang rencana legalisasi casino itu. Sementara 12% lainnya mendukung dan 34% sisanya ragu-ragu. Casino saat ini ilegal di Jepang, meskipun perjudian kuda, perahu dan sepeda diperbolehkan melalui taruhan yang didukung pemerintah. Bentuk yang paling umum dari perjudian di Jepang adalah Pachinko, bentuk judi pinball. Biasanya dimainkan di panti di kota-kota itu. Permainan ini ditoleransi meskipun status hukumnya masih samar-samar. Semakin lama semakin banyak juga orang mau buka casino sehingga terjadi bentrok antar gangster yang merasa hanya boleh ada satu tempat casino saja kalau di wilayah barat. Jadi masing-masing wilayah tidak boleh saling ganggu dan karena sudah dibagi menjadi 4 penjuru mulai dari barat, selatan, utara dan timur setiap wilayah sudah ada penguasanya. Masing- masing lokasi tidak boleh adanya ikut campur tangan dari orang luar atau wilayah lain. Pada saat itu mafia Jepang yang paling ditakuti adalah yakuza. Siapa yang berani menantang pasti akan langsung dibunuh. Semua pasukan yakuza Jepang memiliki pedang samurai yang siap menusuk dan membunuh bagi siapa saja yang masih berani menantang. Semua pemilik casino juga harus memberikan jatah atau uang berapa percen setiap harinya bagi semua mafia yakuza di Jepang. Setiap pemilik casino kalau mau buka tempat perjudian selain ijin melalui pemerintah juga harus bayar pajak pada yakuza di wilayah tertentu.

Baca selengkapnya hanya di Liputan 6 tempatnya berita terupdate dan terbaik